Baru saja kemarin kurasakan merdunya udara
Yang menggelitik telinga dan menggoyangkannya
Baru saja kemarin ku cium wangi tanah pijakan
Yang menyeruak merelungi kalbu
Namun hati ini sudah kembali rindu, kawan
Menginjak damai dan penuh senyum mereka
Rasanya baru kemarin ku melihat gemericik dedaunan
Yang bergoyang mengalirkan kesejukkan di selasar kulitku
Rasanya baru kemarin ku dengar dendangan mentari
Yang menyelimutiku dengan erat dan penuh kehangatan
Namun pikir ini menggila untuk kembali, kawan
Terus mengelilingi mimpi di muara rindu
Rasanya baru kemarin paras itu merasukku
Mengulum senyum di batinku
Menghangatkan tubuh yang menggigil rindu
Rasanya baru kemarin sayatan itu melepasku
Melebarkan sayap mimpiku
Yang memberanikan diriku mengarungi tegukkan hidup
Namun diri ini tak mudah dilepaskan, kawan
Karena raga dan jiwa ini terus menuntut
Kembali merangkul buih-buih kasih
Merangkul rindu yang membungbung
Merangkul sisa-sisa ingatan pengantar mimpi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar